Mungkin ada fitur yang tidak berfungsi dalam priview materi ini. Silahkan ikuti kelasnya untuk bisa menggunakan semua fitur
Proses berjalannya komputer dari mulai mesin dihidupkan (switch On) sampai sistem operasi Linux aktif (prompt Shell) melewati beberapa tahap. Setiap komputer selalu mempunyai program dan librari-librari kecil dalam sebuah chip memori yang ditanam dalam motherboard komputer. Mereka berfungsi untuk melakukan akses terhadap priranti-piranti yang dihubungkan dengan komputer.
Dalam kasus IBM PC Compatible, disebut dengan BIOS. Berbagai jenis BIOS telah dikembangkan baik oleh pabrikan komputer pribadi, semacam compaq/hp atau IBM, maupun perusahaan-perusahaan software yang memroduksi program BIOS yang terpisah. BIOS yang terakhir biasanya digunakan dalam matherboard-motherboard komputer rakitan.
Agar kita mudah melakukan identifkasi jika ada masalah, selayaknya kita mengetahui persis bagaimana proses boot ini terjadi.
Switch-On, Anda akan lakukan pertama kali untuk bekerja dengan komputer. Dalam hal ini tombol - - Switch-On dan tombol Reset mempunyai efek sama. Kadang-kadang kombinasi perintah Ctrl+Alt+Del juga mempunyai efek sama dengan Tombol Reset.
POST, sinyal reset di propagasikan ke seluruh sistem yang terdapat dalam motherboard akan mengirim perintah pada CPU untuk mengeksekusi program tertentu di alamat tertentu. Dalam arsitektur Personal Komputer berbasis prosesor X86 biasanya diletakkan program BIOS. Salah satu bagian dari BIOS ini adalah POST (Power On Self Test), untuk melakukan pengujian komponen-komponen penting seperti memori, floppy, harddisk, dsb.
-Boot Loader, setelah POST melakukan tugasnya ia akan mencari program yang disebut dengan boot loader dari media-media yang diketahuinya. Pilihan ini bisa disetel dari menu-meni BIOS. Jika ketemu maka program tersebut akan dimuat ke dalam memori dan dijalankan. Dalam kasus sistem operasi Linux program yang dipakai adalah LILO atau GRUB.
-Kernel, boot loader akan mencari kernel sesuai dengan konfigurasi yang diberikan padanya. Setelah ketemu akan dimuat ke memori dan dijalankan. Proses selanjutnya yang mengambil alih adalah kernel Linux. Biasanya terletak dalam direktori boot/ dan namanya diawali dengan vmlinuz atau vmlinux.
-init, dalam keadaan normal setelah kernel berjalan dan mendeteksi hardware-hardware yang terpasang ia akan menjalankan program yang disebut dengan init. File yang digunakan sebelumnya berada di /etc/inittab, sekarang di berubah menjadi /etc/event.d/rc-default.
-run level, salah satu setelan yang penting dalam konfigurasi init adalah run level default yang akan dijalankan. Untuk distro turunan redhat run level default disetel ke nilai 5 (desktop grafis) atau 3 (modus teks). Sedang ubuntu 2 - 5.
-*getty dan login, setelah skrip-skrip run level dijalankan maka langkah terakhir dari proses boot adalah aktifnya program turunan getty dan login. getty akan menunggu user untuk login di terminal-terminal yang telah ditentukan melalu program login.