Mungkin ada fitur yang tidak berfungsi dalam priview materi ini. Silahkan ikuti kelasnya untuk bisa menggunakan semua fitur
Semenjak kemunculan internet, dunia informasi berubah secara signifikan. Gaya hidup manusia hampir nyaris berubah. Kebutuhan informasi saat ini merupakan suatu hal yang harus dipenuhi dan tidak bisa tidak untuk ditolak keberadaannya. Kecenderungan manusia yang KEPO alias penasaran atau bisa disebut Know Everything Particular Object akan mendorong mereka untuk selalu mencari tau apa yang ingin diketahui. Internet merupakan media raksasa yang menyimpan segala macam bentuk informasi. Kemunculan internet merupakan alat bantu yang tidak bisa lepas bagi sebagian besar umat manusia untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan.
Information Security atau biasa disebut dengan Keamanan Informasi merupakan cakupan topik yang luas. Cakupan Keamanan Informasi mulai dari pengembangan kebijakan terhadap suatu organisasi, implementasi keamanan akses pengguna terhadap sistem, hingga pemeliharaan terhadap kebijakan dan implementasi itu sendiri. Sederhananya, Keamanan Informasi merupakan upaya untuk mengamankan aset informasi terhadap ancaman yang dapat terjadi.
Berbicara keamanan informasi, konsep keamanan informasi merupakan hal yang sama persis dengan konsep keamanan di dunia nyata. Dalam dunia nyata, pemilik gedung akan mengamankan bangunan miliknya dengan beberapa hal, seperti cctv, satpam, tembok, pagar dan lain sebagainya. Begitu pula dalam keamanan informasi. Pemilik server yang di dalamnya terdapat informasi yang sensitif dan berharga akan mengamankan servernya menggunakan ‘cctv, satpam, tembok, pagar’ seperti pemilik gedung tadi. Perbedaannya adalah terletak pada implementasinya. Pada gedung komponen yang disebutkan di atas merupakan komponen fisik yang dapat dilihat, disentuh, dirasakan. Namun pada server, komponen tersebut mungkin sulit untuk disentuh namun bisa dilihat dan dirasakan. Komponen seperti cctv pada server dapat berupa catatan/log atau terdapat software monitoring yang menginformasikan kondisi jaringan, sistem, lalulintas data, dan lain sebagainya. Atau komponen seperti satpam dapat berupa Intrusion Detection System (IDS) atau Intrusion Prevention System.
Dalam keamanan informasi, aset yang paling penting yaitu Data. Bagaimana data yang tersimpan memiliki keamanan yang tinggi yang tetap dapat menyajikan data yang tepat dan akurat. Selain itu, aset pendukung dalam keamanan informasi seperti aset fisik. Aset fisik dapat berupa bangunan, server, rak, hard drive dan lain sebagainya.