BISNIS

Branding adalah: Definisi, Contoh dan Strategi

Kalau kamu penasaran mengapa sebuah brand bisa begitu melekat di masyarakat, bahkan merk tersebutlah yang terucap ketika seseorang membeli sesuatu, kamu berada di artikel yang tepat. Simak sampai habis ya!

Kamu pasti nggak asing dengan merk air mineral dalam kemasan yang ketika kamu hendak membelinya, yang disebut pasti, Aqua. Inilah kekuatan dari sebuah branding. Betapa branding mampu “mencuci otak” masyarakat untuk selalu mengingatnya hampir seperti sebuah kata baru yang merujuk pada suatu benda tertentu. Branding yang kuat sudah tentu dapat membuat sebuah produk langgeng untuk terus bersaing di pasar. Mari kita bahas lebih jauh apa itu branding.

Branding adalah

Pada intinya goals dari branding adalah citra positif di masyarakat terhadap produk tersebut, sehingga berapapun kompetitor yang bermunculan, produk tersebut tetap bisa mendominasi. Lantas branding adalah? 

Branding berasal dari kata brand, yang menurut American Marketing Association berarti nama, desain, simbol, atau karakteristik. Brand ini merepresentasikan sebuah produk atau jasa yang berbeda dari yang lainnya. Sementara itu, penambahan akhiran -ing menjadi branding merujuk pada sebuah kegiatan yang memiliki tujuan untuk promosi atau pemasaran untuk sebuah merk tertentu. Kegiatan ini termasuk proses penentuan visi misi dan juga pembuatan logo.
 

Unsur Branding

Setidaknya beberapa hal berikut adalah unsur penting dalam branding, yaitu:

  1. Visi dan Misi
    Banyak merk yang terpaksa collaps karena tidak memiliki visi dan misi yang kuat. Keduanya merupakan dasar atau pondasi dari sebuh brand. Misi yang tepat berfungsi sebagai penyaring untuk memisahkan apa yang penting dan apa yang tidak, menyatakan dengan jelas pasar manakah yang dituju dan bagaimana cara menyediakan jasa, serta mengomunikasikan orientasi atau arah organisasi tersebut menuju. Dalam Wikipedia disebutkan sebuah misi berbeda dengan visi, di mana misi adalah penyebab dan visi adalah efek dari penyebab tersebut. Sebuah misi merupakan sesuatu yang harus dicapai, sedangkan visi merupakan sesuatu yang harus dikejar untuk mencapai apa yang dimaksud dalam misi tersebut. Dalam bisnis, pernyataan misi dikenal pula dengan misi perusahaan.
     
  2. Logo
    Gambar adalah salah satu media visual yang mudah untuk diingat. Karena itu penting untuk membuat sebuah logo yang mudah untuk dikenali, karena logo inilah yang akan menjadi wajah dari brand kamu. Logo bisa berupa gambar representatif atau pun simbol huruf dan kategori warna tertentu.
     
  3. Situs perusahaan
    Memasuki era digital, memiliki website atau situs perusahaan adalah kewajiban. Melalui situs ini target pasar kamu bisa lebih mengenal apa saja kelebihan dari produk yang kamu tawarkan. Sekaligus menjadi sarana promosi selain cara offline misalnya melalui penyebaran brosur, iklan billboard maupun iklan komersial di media konvensional.
     

Strategi dan Contoh Pelaksanaan Branding

Kunci keberhasilan branding adalah produk kamu menjadi top mind dalam persaingan pasar, dalam artian apapun merk yang ada di pasaran, brand kamulah yang akan selalu diingat. Untuk mencapai hal tersebut diperlukan usaha keras dan strategi yang jitu. Mari catat poin-poin berikut ini.
 

  1. Janji dan tujuan
    Pahami dan elaborasi dengan baik brand promise (janji) serta brand purpose (tujuan). Brand promise atau janji merupakan apa yang produk tersebut bisa berikan kepada konsumen. Dalam arti, keunikan tertentu yang ditawarkan dan membuat produk kamu menjadi berbeda. Hal ini bisa direpresentasikan melalui tagline, slogan atau jargon. 
    Contohnya, brand lampu Philips dengan jargon “Terus Terang Philips Terang Terus”. Melalui branding ini Philips menjanjikan produk yang ditawarkan memiliki daya tahan yang lebih lama dibanding merk yang lainnya.

    Sementara itu, brand purpose atau tujuan adalah landasan fundamental yang menjadi alasan mengapa kamu membangun bisnis tersebut. Bukan melulu soal mendapatkan uang dan mencari keuntungan, tetapi juga faktor krusial dibaliknya.
    Contohnya, brand deterjen Rinso dengan slogan “Berani Kotor Itu Baik”. Lewat branding ini, Rinso bukan hanya semata-mata mau menjual produknya tetapi juga mengkampanyekan betapa pentingnya kegiatan luar ruangan untuk kebugaran fisik terutama pada anak-anak.
     
  2. Konsistensi
    Apapun bisnis yang kamu bangun, konsistensi adalah strategi yang akan selalu muncul sebagai kunci keberhasilan. Berbicara tentang branding, konsistensi juga menjadi hal penting yang mesti diperhatikan. Misalnya, logo produk yang kamu tampilkan haruslah konsisten. Bukan hanya tentang gambarnya, tetapi juga kesesuaian warna dan gaya dari produk tersebut. Konsumen akan bingung apabila tampilan atau kemasan produk yang kamu tawarkan selalu berubah dan berbeda. Meskipun jika perubahan tersebut adalah bagian dari kampanye yang mau dilakukan, tetap harus ada rangkaian benang merah agar brand kamu mudah dikenali.
    Contohnya, logo brand Gojek yang meski sudah mengalami beberapa kali perubahan, namun tetap mempertahankan nuansa hijau sebagai signature color atau warna khasnya. Jaket hijau para driver menjadi branding yang melekat di masyarakat.
     
  3. Bangun komunitas
    Kedekatan dengan konsumen adalah strategi branding selanjutnya yang mesti dibangun. Pelanggan loyal adalah mereka yang membuat bisnis kamu tetap berjalan. Karena itu, penting untuk memastikan hubungan dengan para konsumen ini tetap terjalin. Psikolog Roy Baumeister dan Mark Leary mengemukakan bahwa kedekatan dengan orang lain merupakan salah satu kebutuhan psikologis manusia yang mendasar. Konsep ini bisa menjadi acuan brand untuk mendapatkan opini dan pandangan yang positif dari publik. Cara paling mudah adalah dengan membentuk komunitas dari produk tersebut.
    Contohnya, brand kosmetik Sephora yang membentuk komunitas Beauty Talk untuk para konsumennya. Komunitas ini memungkinkan para anggotanya untuk saling sharing tips seputar kecantikan dan pengalaman menggunakan produk. 
     

Sehingga branding menjadi bagian penting dari perkembangan sebuah produk demi keberlangsungan dan kelancaran pemasaran. Semoga ulasan ini bermanfaat buat kamu para pegiat bisnis dan bagi kamu yang ingin membuat bisnis clothing brand bisa langsung klik disini!

Suka dengan Artikel ini? Jangan Lupa beri likes dan share ke temanmu

119
0
Simpan
Share

Komentar

Belum ada komentar

(*) Berkomentarlah secara bijaksana
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.