Mungkin ada fitur yang tidak berfungsi dalam priview materi ini. Silahkan ikuti kelasnya untuk bisa menggunakan semua fitur
Bab 1 : Pendahuluan
Topik : Konsep Dasar Imunologi
Sub Topik : SELF dan NON SELF
Ditulis oleh : dr. Shofyatul Yumna Triyana, Msc, MClinScHons
Imunologi adalah ilmu yang mempelajari tentang sistem imun atau sistem pertahanan tubuh. Sistem imun terdiri atas berbagai sel, jaringan dan molekul yang berperan melindungi tubuh dari benda asing dan substansi yang membahayakan bagi tubuh.
Benda asing atau disebut dengan istilah non self adalah sesuatu yang bukan merupakan komponen tubuh yang normal, contohnya adalah mikroba (bisa berupa virus, bakteri atau parasite), sel tubuh yang abnormal (sel kanker), protein tubuh yang abnormal, protein asing dan sel individu lain dari spesies yang sama (misalnya organ transplant). Sedangkan yang dimaksud dengan self adalah bagian tubuh sendiri. Secara normal, komponen self bebas dari komponen mikroba invasif, bebas dari komponen sel abnormal atau sel kanker serta bebas dari sel individu lain (sel organ transplant)
Setiap saat tubuh selalu terpapar oleh non self yang berpotensi membahayakan atau mengganggu homeostasis tubuh atau berpotensi menimbulkan penyakit infeksi. Tugas sistem imun adalah melindungi agar non self tidak menyebabkan gangguan atau penyakit. Untuk bisa melaksanakan tugas proteksi itu, sistem imun harus bisa mengenali non self, harus bisa membedakan antara non self dan self, kemudian memberikan respon imun yang sesuai dan terkontrol, yakni sistem imun hanya "menyerang" komponen non self. Untuk dapat mengenali dan membedakan antara non self dan self, diperlukan reseptor. Ada mekanisme tertentu sehingga komponen self mempunyai tanda (disebut dengan istilah self indicator) yang dapat dikenali oleh sel imun tubuh. Reseptor yang bertugas membedakan antara non self dan self tersebut, bermacam-macam. Pada respon imun non spesifik, mempunyai reseptor sendiri, demikian pula respon imun spesifik, mempunyai reseptor yang khusus pula. Tentang reseptor akan dibahas lebih lanjut ketika kita belajar tentang respon imun.
Respon yang terkendali ditujukan agar sesuai dengan tujuan semula yaitu untuk melindungi tubuh dari agen infeksi, misalnya. Jika respon imun tidak terkendali, justru bisa menimbulkan efek destruktif bagi tubuh. Adakalanya sistem imun justru menyerang komponen self atau menyerang jaringan tubuh sendiri. Sifat auto-reactiveini menimbulkan respon *auto-immune*, dan secara klinis tampak sebagai penyakit autoimun.
Demikian pengantar tentang konsep self dan non self, bahasan berikutnya adalah tentang komponen sistem imun.
Selamat belajar