
Menjawab sebuah quiz

Menjawab sebuah quiz
.jpg128.jpg)
Menjawab sebuah quiz

Menjawab sebuah quiz
Akan selalu ada kenangan yang terburai dari ingatan saban pagi tiba. Pada setiap apa yang kau tinggalkan padaku, dalam kenanganku. Pagi ini, seperti biasa, saat harus memulai hari yang panjang dan melelahkan, akan selalu ada sapamu dari seberang sana. Sekedar mengucapkan selamat pagi atau memberi semangat agar tak menyerah pada apa pun yang mungkin ku temui hari ini. Kau juga tak pernah lupa untuk mengingatkanku bersyukur atas nafas yang masih dipinjamkan Tuhan pada tubuh ini. Pagi ini ketika melewati sebuah toko buah, tempat di mana kau sering berbelanja beberapa buah kesukaanku, seluruh dirimu seolah kutemukan di sana. Masih teringat jelas saat kau dan aku harus berdebat ketika memilih buah yang mana yang harus ku letakkan terlebih dahulu pada keranjang buah yang berada di tanganmu atau saat harus memilih anggur kesukaanmu. Ketika kita akan meninggalkan tempat itu, selalu saja kau menyelipkan jarimu pada jariku kemudian menggenggamnya begitu erat hanya karena ingin membuat iri si gadis penjaga toko yang menurutmu memiliki senyuman yang indah itu. Kau begitu suka mempermainkannya dengan candamu bukan? Aku menemukan dirimu kembali ketika menyusuri jalan setapak menuju kampus. Kita pernah menyusurinya bersama di bawah hujan yang berbisik sendu, seolah membaca kesenduan rindu yang selalu membelenggu hati kita. Itu katamu. Dan sebelum kita berpisah, kau akan menyelipkan catan-catan cintamu pada salah satu buku yang aku bawa pada hari itu. Siang nanti, mungkinkah kutemukan dirimu kembali pada salah satu cafe tempat kita "lunch" bersama atau sekedar membunuh waktu yang kadang membantai rindu kita? Tentu saja aku akan memesan Green tea latte kesukaan kita dan beberapa makanan Italia yang selalu saja kau protes karena tak sesuai dengan lidahmu, katamu waktu itu. Kau akan duduk tepat di hadapanku dan bercerita tentang banyak hal; tentang kisah-kisah cinta yang berakhir tragis namun tak kehilaangan harapan, tentang para pejabat yang mengatasnamakan rakyat demi mengenyangkan perut mereka sendiri, tentang para pecundang yang selalu bersembunyi pada gelap malam, atau tentang novel-novel dan beberapa film yang harus kita baca dan kita tonton bersama. Sesekali kita akan mencuri waktu bersama untuk mengintip senja yang ragu-ragu melepas hari dan mnyambut malam yang tergesa-gesa tiba. Ahhh kekasihku, Betapa begitu lekatnya seluruh kisah yang kau biarkan menyentuh sisa waktuku di sini. Kau tentu tersenyum dari Surga bukan??



5 bulan, 3 minggu Yang Lalu
(Y)