LAINNYA

Tips Memilih Aquarium Biasa dan Aquascape

Memelihara ikan merupakan salah satu hobi yang populer, namun sebelum mulai untuk memelihara ikan ada baiknya kamu mempertimbangkan jenis aquarium yang cocok. Simak faktor yang harus kamu pertimbangkan sebelum memilih aquarium.

Kamu ingin memelihara ikan hias di rumah namun tidak tahu harus mulai dari mana? Kamu tidak perlu khawatir, ikan di aquarium termasuk salah satu jenis peliharaan yang mudah dirawat. Ada beberapa faktor yang harus kamu pertimbangkan dalam memilih aquarium, yuk simak tips memilih aquarium!

Banyak pemula yang melakukan kesalahan dengan membeli akuarium terlebih dahulu sebelum menentukan ikan yang ingin dipelihara, padahal sebaiknya kamu memilih akuarium berdasarkan jenis ikan yang kamu pelihara.


Tips memilih aquarium berdasarkan jenis ikan

Kamu bisa menggunakan beberapa pertanyaan panduan ini untuk menentukan aquarium seperti apa yang kamu butuhkan:
 

  1. Kamu akan memeilihara ikan yang hidup di air tawar atau laut?
  2. Untuk ikan air tawar, kamu akan memelihara ikan yang hidup di suhu dingin atau hangat?
  3. Apakah ikan air tawar tropis yang akan kamu pelihara memiliki sifat agresif, ataukah mereka hidup berkelompok?
  4. Jika kamu ingin memelihara ikan air laut, ikan yang akan dipelahara bisa hidup dengan batu saja atau harus tinggal di ekosistem khusus?


Jika pertanyaan-pertanyaan ini terjawab, kamu bisa lebih mudah menentukan langkah selanjutnya, termasuk di dalamnya adalah menentukan ukuran akuarium yang pas. Setelah itu, kamu bisa menentukan di mana kamu meletakkan akuarium. Bila kamu tinggal di hunian mungil, kamu bisa mempertimbangkan akuarium nano.

Bila kamu ingin meletakkan akuarium di dalam lemari atau dinding, kamu cukup membeli akuariumnya saja tanpa membeli meja. Bila kamu ingin menaruh aquarium di tengah ruangan, kamu bisa memilih aquarium dengan kabinet. Kamu juga bisa memilih material aquarium sesuai dengan preferensimu, baik kaca atau akrilik.

Bila kamu memiliki budget yang cukup tinggi, kamu bisa membeli aquarium berbahan akrilik karena ringan, bervariasi, dan tidak mudah pecah. Namun harganya memang lebih mahal bila dibandingkan dengan bahan kaca, lebih mudah tergores dan bisa menguning. Bila budgetmu cukup mepet, aquarium berbahan kaca bisa menjadi pilihan. Material ini tahan gores dan memiliki tingkat kebeningan yang selalu bening. Namun, aquarium ini mudah pecah, berat, dan bentuknya terbatas. 

Ada dua macam isi aquarium, ada aquarium biasa dan aquascape. Sebelum kita membahas lebih lanjut, yuk kita simak perbedaannya.


Perbedaan aquarium dan aquascape

Aquascape adalah seni menghias tanaman di dalam air dengan memadukan batu, kayu, rumput, dan lainnya menggunakan ekosistem air tawar. Tujuan pembuatannya untuk menghadirkan ekosistem air tawar dengan detail seperti habitat aslinya. 

Pembuatan aquarium tidak membutuhkan tema, dan lebih memelihara ikan di dalam tangki kaca. Aquascape biasanya memiliki tema yang unik. Seringkali aquascape mengambil tema dasar perairan dan banyak tumbuhan yang berpadu dengan ikan-ikan.

Aquarium biasa hanya diisi pernak-pernik tertentu dan kemudian akan dimasukkan ikan ke dalamnya. Aquarium konvensional menggunakan tanaman imitasi untuk mempercantik aquariumnya. Ada kebutuhan ikan lain yang disediakan seperti filter, lampu, dan terkadang heater-cooler.

Aquascape tergolong memiliki tingkatan kesulitan tertentu saat dirakit. Kamu bisa menggunakan berbagai tanaman yang sesuai dengan kebutuhan. Ada tanaman yang membutuhkan oksigen yang tinggi, rendah, kebutuhan cahaya yang tinggi, dan juga rendah, sesuaikan dengan kondisi lingkungan yang kamu miliki


Aquascape berisi tanaman, sedangkan aquarium berisi ikan

Biasanya aquarium hanya berisi ikan saja, sedangkan aquascape hanya berisi tanaman air dan ikan. Bila kamu memiliki aquascape, kamu harus memikirkan bagaimana kamu mempertahankan tanaman dan ikan bisa hidup dengan baik. Pastikan kamu memilih pakan yang tepat serta bagaimana mengatur keadaan ekosistem yang tepat pula.

Kebutuhan cahaya yang dibutuhkan oleh tanaman tergantung pada jenis tanaman. Media tanaman wajib ada di aquascape sehingga kebutuhan cahaya sangat tinggi untuk menjaga tanaman.


Tips memilih aquarium dan aquascape berdasarkan ukuran

Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk memilih aquascape dan aquarium, salah satunya berdasarkan ukuran. Ini beberapa tips yang bisa kamu lakukan:
 

  1. Pertimbangkan keadaan tempat

    Pastikan lokasi peletakan aquarium, jangan sampai aquarium terlalu besar padahal tempat yang kalian miliki lebih kecil. Ukuran meja dan tempat yang digunakan juga harus sesuai dengan ukuran aquarium nantinya.
     
  2. Sesuaikan dengan gaya makhluk hidup di dalamnya

    Setelah kamu menemukan tempat yang pas, pertimbangkan gaya aquascape yang dibuat. Ukuran aquarium akan mempengaruhi gaya aquascape.
     
  3. Pilih aksesoris pelengkap

    Jangan lupakan berbagai aksesoris yang wajib kamu miliki:
     
  • Lampu

    Gunakan lampu LED untuk menerangi aquascape ataupun aquarium. Lampu LED menggunakan daya yang sedikit dengan keluaran cahaya yang kuat. Kuatnya penerangan ditentukan dengan tanaman yang akan kamu gunakan. Bila kamu menggunakan tanaman yang memerlukan pencahayaan sedang, kamu tidak perlu membeli lampu yang kuat. Selain menghemat uang, penggunaan kekuatan lampu akan menghindarkan aquarium dari alga. 

    Hati-hati, jangan sampai kamu membeli lampu yang terlalu lemah. Tanaman bisa-bisa tidak tumbuh, ikan pun juga kekurangan cahaya. Jika butuh jalan tengah, kamu bisa gunakan lampu dengan kekuatan yangs edang dan pastikan tanaman yang kamu beli bisa hidup di lampu tersebut.
     
  • Filter

    Sistem filtrasi tidak boleh dilupakan untuk menjaga air supaya tetap jernih. Kamu bisa melihat aquascape dan ikan dengan lebih jelas bila menggunakan filter. Air yang jernih dan bersih bisa dapat menghindarkan ikan dari penyakit,

    Sesuaikan sistem filtrasi dengan ukuran aquarium. Penggunaan filter gantung sebenarnya sudah cukup untuk aquarium kecil. Bila kamu menggunakan aquarium yang besar, kamu bisa mempertimbangkan untuk menggunakan filter canister, bahkan sump filter.
     
  • CO2

    Penggunaan CO2 sebenarnya tidak harus dalam aquascape, namun tanaman yang kamu miliki bisa lebih cepat bila dikombinasikan dengan pencahayaan dan pupuk yang tepat.
     
  • Aerator

    Sifatnya opsional, berguna untuk membuat kadar oksigen di dalam aquarium tetap terjaga. Bila kamu memelihara ikan tetra, cupang, zebra danio, dan ikan sejenis, kamu perlu membeli aerator. 
     
  • Spon pembersih

    Bersihkan aquarium dan aquascape menggunakan spon. Sebaiknya kamu menggunakan siphon untuk menguras air. Spon ini bisa digunakan untuk membersihkan aquarium dari lumut, jangan gunakan spon yang digunakan untuk mencuci piring

 

Itulah beberapa tips memilih aquarium yang bisa digunakan baik untuk aquascape ataupun aquarium konvensional. Semoga membantu!

Suka dengan Artikel ini? Jangan Lupa beri likes dan share ke temanmu

125
0
Simpan
Share

Komentar

Belum ada komentar

(*) Berkomentarlah secara bijaksana
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.