LAINNYA

Tips Membeli Handphone Bekas

Perhatikan 5 hal ini sebelum beli handphone bekas.

Smartphone menjadi barang yang bakal diburu masyarakat menjelang libur natal dan tahun baru. Tidak hanya baru, bahkan ponsel bekas pun kerap menjadi incaran para pegiat gadget dengan budget minim. Tentu saja, ponsel bekas menjadi alternatif jika ingin memiliki perangkat dengan harga terjangkau. 

 

Namun tentunya ketika hendak membeli ponsel second harus memerhatikan banyak hal. Mulai tampilannya hingga komponen di dalamnya. 

 

Sebab dengan mendapat smartphone yang memiliki performa baik, walaupun bekas, akan membuat pemakaiannya lancar. Jadi jangan hanya melihat sekilas saat membeli ponsel second. 

 

Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah beberapa hal yang harus diperhatikan ketika memutuskan membeli ponsel bekas:

 

1. Survei harga pasaran 

Saat akan membeli handphone bekas, kita wajib mengecek harga pasarannya. Dengan mengetahui rata-rata harga ponsel tersebut, maka kita bisa melakukan tawar-menawar dengan pedagang, ketika mereka membuka harga tinggi. 

 

2. Beli dari penjual terpercaya

Belilah handphone dari toko atau kenala yang memang terpercaya. Hal ini perlu demi keamanan dan untuk meminimalisasi risiko kerusakan yang mungkin terjadi.

 

3. Cek fisik 

Sebelum melakukan transaksi membeli handphone bekas, kita wajib mengecek dan memeriksa unit handphone dengan cermat. Mulai layar hingga baterainya. Jangan sampai ada komponen ponsel bekas itu yang rusak. 

 

4. Periksa IMEI 

Sebelum membeli ponsel bekas wajib memeriksa keasliannya melalui nomor IMEI. Cara mengecek IMEI cukup mudah, tekan saja *#06#.

 

5. Cek garansi 

Tidak hanya perangkat baru, handphone bekas juga ada yang masih memiliki garansi. Hal ini mungkin apabila pemilik pertama menjual ponsel setelah memakainya beberapa bulan saja.

 

 

Nah, itu dia 5 hal yang perlu kita perhatikan ketika akan membeli handphone second. Teliti sebelum membeli ya! (Erick)

Suka dengan Artikel ini? Jangan Lupa beri likes dan share ke temanmu

174
0
Simpan
Share

Komentar

Belum ada komentar

(*) Berkomentarlah secara bijaksana
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.