KESEHATAN

Tips Medical Check Up Supaya Hasilnya Aman

Medical check up biasanya menjadi tahapan akhir sebelum menjadi karyawan, simak tipsnya agar kamu bisa mendapatkan hasil yang aman saat medical check up.

Medical check up merupakan salah satu persiapan yang harus kamu lewati sebelum diangkat menjadi karyawan. Tidak heran, banyak sekali yang ingin mengetahui tips medical check up supaya hasilnya memuaskan.

 

Pengecekan kesehatan bertujuan untuk memeriksa kondisi fisik secara keseluruhan. Medical check up melliputi pemeriksaan tanda vital, pemeriksaan fisik, dan laboratorium. Beberapa kantor juga mewajibkan pemeriksaan rontgen dan buta warna. Hal ini dilakukan supaya mereka dapat memiliki keadaan yang sehat dan tidak memiliki penyakit yang dapat menghambat kinerjanya. Simak tips medical check up di bawah ini!

 

Tips medical check up

Sebelum kamu melakukan medical check up, pastikan kamu sudah melakukan hal-hal ini:
 

  1. Tidur yang cukup

    Apakah kamu memiliki kebiasaan tidur dengan cukup? Nah, salah satu hal yang diperiksa saat medical check up adalah tekanan darah. Supaya tekanan darahmu tetap normal saat medical check up, pastikan kamu rileks dan tidur yang cukup pada malam sebelumnya. Hal ini dapat membantumu rileks dan menurunkan level hormon stress. Tekanan darahmu berada pada batas normal.Hindari melakukan aktivitas lainnya pada malam sebelum tes kesehatan.

    Hindari begadang supaya kondisimu lebih baik. Jangan sampai medical check up yang kamu lalui memperoleh hasil yang kurang memuaskan karena tekanan darah tidak stabil, badan tidak fit, merusak antibodi, dan kurang konsentrasi. Lakukan kebiasaan tidur yang cukup ini setidaknya seminggu sebelum tes.

     
  2. Minum air putih yang cukup

    Salah satu hal yang harus kamu lakukan dalam medical check up adalah tes darah dan tes urine. Untuk itu, kamu harus minum air putih yang cukup sebelum melakukan medical check up. Asupan air yang cukup akan memudahkan dokter atau laboran untuk mengambil sampel darah dan urine. Asupan air penting sekali untuk kesehatan ginjal.

    Air mineral memiliki khasiat yang baik untuk tubuh dan dapat membuat racun yang ada di tubuhmu. Supaya kamu tidak merasa terbebani, kamu bisa minum air sebanyak 8 gelas per hari. Bisa dimulai dari pagi hari, sebelum dan sesudah makan, sore hari, dan juga sebelum tidur.

     
  3. Hindari olahraga yang berat

    Olahraga yang berat bisa meningkatkan tekanan darah sehingga sebaiknya kamu tidak perlu melakukan olahraga berat. Hindari olahraga yang berat sebelum dan pada pagi sebelum medical check up. Jika ingin berolahraga, gantilah dengan olahraga ringan seperti jogging dan yoga sederhana yang tidak membutuhkan banyak tenaga.

     
  4. Hindari makanan yang berminyak dan asin

    Konsumsi garam dan lemak secara berlebih bisa mempengaruhi tingkat kolesterol dan tekanan darah. Hindari mengonsumsi makanan dengan banyak kandungan setidaknya dalam tiga hari sebelum kamu melakukan medical check up. Lebih baik lagi bila kamu menghindari makanan jenis ini selama seminggu sebelumnya. Batas minimum puasa adalah antara 24 jam hingga 3 hari.

    Jika kamu terbiasa untuk mengonsumsi makanan ini, coba untuk menggantinya menggunakan berbagai makanan yang jauh lebih sehat. Kamu bisa mempertahankan konsumsi makanan sehat setelah melakukan medical check up.

     
  5. Berpuasa sebelum medical check up

    Salah satu aspek medical check up yang biasa dilakukan adalah tes gula darah. Pastikan kamu menjalankan tips medical check up satu ini, yakni berpuasa minimal 12 jam sebelum melakukan tes. Tujuannya supaya gula darahmu tidak meningkat akibat makanan yang dikonsumsi sebelum melakukan pemeriksaan kesehatan. Puasa adalah salah satu persiapan wajib sebelum kamu melakukan medical check up.

     
  6. Hindari rokok dan kafein

    Minuman berkafein seperti kopi dan rokok bisa menyebabkan tekanan darahmu menurun. Pengambilan sampel tes darah menjadi lebih sulit. Bila kamu terbiasa untuk merokok dan minum kopi di pagi hari, usahakan untuk menundanya sehingga medical check up selesai.

     
  7. Tidak menggunakan obat-obatan dan mengonsumsi alkohol

    Dengan melakukan check up kesehatan, bisa dilihat adanya berbagai penyakit atau indikasi obat-obatan. Hal ini bisa terlihat dengan jelas dari urine yang diperiksa saat check up. Konsumsi obat-obatan saat malam menjelang check up dapat berakibat fatal karena bisa jadi obat yang kamu konsumsi mengandung zat adiktif yang larut dan dapat dideteksi dari urine yang kamu hasilkan. Bisa saja petugas menganggap bahwa kamu menggunakan narkoba.

    Hindari mengonsumsi alkohol dan minuman keras lainnya karena akan mempengaruhi hasil medical check up.

     
  8. Usahakan melakukan medical check up di pagi hari

    Sebaiknya lakukan medical check up di pagi hari sebelum kamu melakukan aktivitas lainnya. Hal ini bisa memberimu waktu untuk melakukan puasa di malam sebelumnya. Pagi hari biasanya merupakan waktu yang prima untuk melakukan medical check up karena kondisimu jauh rileks.

     
  9. Pastikan berkas persiapan medical check up sudah lengkap

    Sebelum kamu melakukan medical check up, siapkan beberapa berkas yang harus ada seperti surat pengantar dari perusahaan dan kartu asuransi. Sebelum kamu melakukan pemeriksaan, pastikan kamu sudah membawa berkas dengan lengkap. Kamu bisa mengaturnya dengan klinik tempat melaksanakan medical check up atau kepada bagian HR tempatmu bekerja.

 

Kenapa kita harus melakukan medical check up?

Untuk diketahui, medical check up dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan tubuh. Tapi banyak sekali yang mencari-cari alasan supaya bisa menunda medical check up. Padahal, semakin cepat check up dilakukan, makin cepat masalah kesehatan bisa terdeteksi. 

 

Lakukan pemeriksaan secara rutin sejak usia muda. Bagi kamu yang sudah menginjak usia 35 hingga 40 tahun, medical check up adalah hal yang wajib. Bila kamu memiliki riwayat penyakit atau mengidap penyakit yang diturunkan oleh orang tua, sebaiknya kamu melakukan medical check up secara rutin. 

 

Idealnya, lakukan medical check up sekali dalam setahun. Untuk pemeriksaan ke dokter gigi, minimal 6 bulan sekali. Untuk pemeriksaan mata, waktu yang direkomendasikan adalah dua tahun sekali tergantung kondisi ataupun gangguan yang kamu alami. 

 

Ada beberapa tahapan yang harus kamu lalui sebelum melakukan medical check up yakni:

 

  1. Wawancara riwayat kesehatan

    Langkah pertama adalah menanyakan kondisi umum, penyakit, dan operasi yang pernah dijalani, serta obat-obatan yang pernah dikonsumsi. Dokter juga akan bertanya seputar gaya hidup seperti kebiasaan merokok, olahraga, dan juga pola makan. Selain itu, riwayat kesehatan keluarga juga menjadi salah satu poin yang akan ditanyakan oleh dokter yang menangani medical check up yang kamu lakukan.

     
  2. Pemeriksaan fisik

    Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan secara menyeluruh. Pemeriksaan meliputi pengukuran tekanan darah, detak jantung, denyut nadi, pemeriksaan pernapasan, kulit, kelenjar getah bening, dan juga refleks saraf. Pemeriksaan ini dapat menunjukkan tanda-tanda penyakit yang mungkin terjadi.

     
  3. Pemeriksaan pendukung

    Dokter biasanya juga akan merujukmu untuk melakukan tes darah dan tes urine di laboratorium. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mendeteksi gangguan metabolik, misalnya diabetes mellitus dan penyakit ginjal. Pemeriksaan treadmill juga dilakukan supaya tingkat kebugaran dan kesehatan jantungmu dapat diketahui dengan gamblang.

     
  4. Wawancara akhir

    Setelah menjalani semua tes, akan ada wawancara tahap akhir di mana dokter akan memberikan saran kesehatan terkait hasil pemeriksaan. 

 

Itulah beberapa tips medical check up yang bisa kamu lakukan. Jagalah kesehatan dan pola hidup supaya kesehatanmu ke depan dapat terus terjamin ya.

Suka dengan Artikel ini? Jangan Lupa beri likes dan share ke temanmu

75
0
Simpan
Share

Komentar

Belum ada komentar

(*) Berkomentarlah secara bijaksana
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.