FOTOGRAFI

Teknik Foto Makanan Aesthetic, Jurus Mudah Cuma Pakai Ponsel

Siapa yang setiap order makanannya datang mesti difoto dulu? Apalagi kalau penyajian makanannya unik sehingga sayang untuk langsung “diaduk-aduk”. Tenang, banyak kok yang punya pemikiran sama seperti kamu. Yuk intip cara membuat foto makanan aesthetic.

Membuat konten foto makanan menjadi hal yang lumrah untuk dilakukan saat ini. Mendapatkan foto makanan aesthetic  (estetik) bukan hanya untuk kepentingan jualan saja lho, untuk koleksi pribadi juga nggak ada salahnya. Nah, untuk kamu yang mau membuat foto makanan aesthetic bermodalkan ponsel pintar yang kamu miliki, bisa juga mengikuti berapa tips mudah di bawah ini. Simak satu per satu sampai habis ya!

Cara Membuat Foto Makanan Aesthetic

Seperti ada kebanggaan tersendiri saat hasil foto yang kita ambil terlihat aesthetic. Namun seringkali, meski telah berkali-kali mengambil foto, ada saja yang dirasa salah dengan foto yang dihasilkan. Padahal objek foto yang tersedia atau tempat yang ada sudah memenuhi syarat Instagramable dalam artian secara kasat mata sudah aesthetic. Ada beberapa faktor yang bisa mempengaruhi hasil foto kamu, termasuk pencahayaan, sudut pengambilan foto dan sebagainya. Berikut ini beberapa trik yang bisa kamu contek.
 

  1. Pengaturan pencahayaan

    Hal pertama yang harus kamu perhatikan untuk mendapatkan foto makanan aesthetic adalah dengan mengatur pencahayaan. Tentukan posisi yang pas sesuai hasil foto yang kamu inginkan. Misalnya jika foto dilakukan di luar ruangan, objek makanan kamu jangan sampai berada di tempat yang terlalu terang apalagi terlalu gelap. Pastikan mendapat pantulan cahaya yang cukup. 

    Demikian pula, jika foto dilakukan di dalam ruangan, di kafe misalnya, pastikan cahaya yang mengenai objek makanan kamu tidak backlight alias membelakangi cahaya sehingga membuat objek kamu menjadi terlihat lebih gelap. Pencahayaan yang sesuai atau cukup akan menghemat waktu kamu dalam mengedit foto tersebut dan pastinya memudahkan kamu untuk memotretnya dengan menggunakan kamera handphone.

    Kamu bisa menggunakan benda-benda yang ada di sekitar untuk menghalau atau pun memantulkan cahaya. Foto makanan aesthetic adalah ketika hasil foto kamu memiliki pencahayaan yang seimbang, tidak terlalu gelap dan tidak terlalu terang. Kamu bisa menggunakan pantulan cahaya dari dinding untuk siluet yang lebih aesthetic.
     
  2. Pemilihan lensa

    Memotret makanan merupakan hal yang terlihat mudah tetapi nyatanya cukup sulit untuk dilakukan. Kesalahan yang bisa terjadi salah satunya adalah karena pemilihan lensa yang tidak tepat. Kamu bisa gunakan fitur lensa wide di ponsel kamu untuk membuat foto makanan aesthetic jika makanan yang mau kamu foto memiliki banyak detail dan semuanya “harus” masuk ke dalam satu frame. Fitur telephoto atau wide lens ini bisa kamu pakai agar didapat hasil yang lebih maksimal.
     
  3. Sinkronisasi komposisi dan latar

    Sebuah kesalahan lain dalam mengambil foto makanan aesthetic adalah ketidak jelasan objek utama. Dalam arti, objek makanan kamu justru tidak terlihat menonjol dalam frame yang kamu ambil. Hal ini bisa disebabkan karena terlalu banyak unsur pendukung yang berada dari dalam foto tersebut. Karena itu, pandai-pandailah dalam memilih background yang akan dijadikan latar dari foto kamu. Jangan lupa untuk mengatur komposisi dari elemen-elemen pendukung lain yang ada di sekitar objek kamu. Agar semuanya terlihat harmonis dan semakin aesthetic.  
     
  4. Manfaatkan fitur grid

    Selain faktor pencahayaan, lensa, komposisi dan latar, kamu bisa memanfaatkan fitur-fitur yang ada di ponsel untuk mendapatkan foto makanan aesthetic, salah satunya adalah fitur grid. Fitur ini membagi layar ponsel ke dalam garis kotak-kotak yang simetris, sehingga bisa membantu kamu dalam mengatur komposisi dan letak objek foto di dalamnya. Sangat berguna, terlebih jika ada lebih dari 1 objek makanan yang akan kamu foto dalam satu sekali shoot. 
     
  5. Pelajari pengaturan manual, ISO dan Shutter Speed

    Pengambilan foto yang paling mudah adalah dengan pengaturan otomatis. Kamu tinggal tekan tombol shutter dan voila! sebuah foto yang bagus pun bisa begitu saja muncul. Namun, untuk benar-benar mendapatkan foto makanan aesthetic, kamu bisa juga lho melakukan mode pengaturan manual dengan menentukan ISO dan shutter speed sendiri sesuai dengan kebutuhan dan keinginan kamu. Kuncinya, semakin tinggi pengaturan ISO maka semakin banyak cahaya yang masuk ke kamera ponsel kamu, begitu juga sebaliknya. Sementara untuk pengaturan shutter speed, hindari untuk mengaturnya terlalu rendah agar hasil foto yang kamu ambil tidak buram. 
     
  6. Tentukan sudut pengambilan foto atau angle yang tepat

    Angle atau sudut pengambilan foto menjadi hal penting yang harus kamu ketahui apabila ingin mendapatkan hasil foto makanan aesthetic. Pemilihan sudut yang tepat, pastinya akan menghasilkan gambar yang bagus dan menarik. Terlebih karena objek yang kamu ambil adalah objek benda diam yang tak bisa berganti-ganti gerakan secara otomatis. Sebaiknya mencoba semua angle yang memungkinkan, foto flat lay dari atas, samping dan depan. Nantinya kamu bisa memilih mana hasil foto yang terbaik dan lebih aesthetic.
     
  7. Gunakan alat bantu

    Untuk kondisi pengambilan foto tertentu, kamu mungkin memerlukan alat bantu seperti tripod atau gimbal. Alat bantu ini penting jika kamu membutuhkan kestabilan dalam proses pengambilan gambar. Dengan menggunakan salah satunya, kamu bisa mengurangi risiko foto yang dihasilkan menjadi blurred atau buram.
     

Memotret merupakan salah satu seni yang memerlukan kepekaan dan rasa untuk bisa mendapatkan hasil yang terbaik. Kamu juga dapat menggunakan ragam pilihan aplikasi editing foto untuk mendapatkan foto makanan aesthetic lho! Jadi jangan lupa untuk mengeluarkan sisi seniman dalam diri kamu ya!

Suka dengan Artikel ini? Jangan Lupa beri likes dan share ke temanmu

153
0
Simpan
Share

Komentar

Belum ada komentar

(*) Berkomentarlah secara bijaksana
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.