KESEHATAN

Perbedaan Pendidikan Dokter dan Kedokteran

Menjadi dokter adalah salah satu profesi yang banyak diminati, namun tidak mudah untuk mencapainya karena harus menjalani pendidikan dokter dan kedokteran. Terdengar mirip, namun berbeda. Simak perbedaannya disini.

Menjadi mahasiswa Fakultas Kedokteran masih menjadi impian banyak orang. Kalau kita kilas balik ke masa sekolah, banyak sekali teman-teman yang ingin menjadi dokter. Jalan untuk menjadi dokter tidaklah mudah. Harus ada beberapa jalan yang harus ditempuh, yakni Pendidikan Dokter dan Kedokteran. Terdengar mirip, namun berbeda. Apa perbedaan pendidikan dokter dan kedokteran?

 

Perbedaan Pendidikan Dokter dan Kedokteran

Kita bisa melihat perbedaan antara pendidikan dokter dan kedokteran dari beberapa aspek. Bisa dari segi definisi, apa yang dipelajari, dan juga gelarnya. Yuk kita simak satu per satu!
 

  1. Perbedaan dari segi pengertian

    Pendidikan Dokter merupakan cabang ilmu yang bersifat kompleks. Bila kamu masuk ke Pendidikan Kedokteran, kamu diharuskan untuk mempelajari ilmu kesehatan tubuh manusia secara menyeluruh. Bisa dibilang, Pendidikan Dokter akan memberikan kamu pembelajaran dari segi teori. 

    Berbeda dengan Pendidikan Kedokteran, Kedokteran merupakan bidang ilmu dan seni yang membicarakan tentang penyakit dan cara penyembuhannya. Lingkup kedokteran sangatlah luas dan tidak terpaku di program pembelajaran.

     
  2. Dari segi yang mempelajari

    Program Pendidikan Dokter dikhususkan bagi mahasiswa yang ingin menjadi dokter, Setelah kamu lulus dari Pendidikan Dokter, kamu bisa mengambil Kedokteran. Bidang ini sangat luas, dibandingkan dengan Pendidikan Dokter yang hanya berkutat pada teori saja, Kedokteran jauh lebih kompleks.

     
  3. Lingkup bidang

    Pendidikan Dokter memiliki lingkup yang jauh lebih kecil karena hanya hanya berfokus pada proses mendidik calon tenaga dokter. Bidang Kedokteran memiliki lingkup profesional. Tak hanya terbatas pada teori dan belajar, bidang ini sudah masuk ke proses penanganan langsung pada pasien.

     
  4. Tahap pendidikan

    Perbedaan Pendidikan Dokter dan Kedokteran yang selanjutnya adalah tahap pendidikan. Bila kamu ingin menjadi dokter, kamu harus lulus Pendidikan Dokter dan melanjutkan tahap co-ass, Setelah itu, kamu perlu menjadi residen sebelum disumpah menjadi dokter. 

     
  5. Fokus program

    Pendidikan Dokter akan fokus pada diri sendiri, yakni kemampuan dan kompetensi secara teoritis supaya kamu bisa menjadi dokter profesional. Bidang kedokteran lebih fokus kepada pasien dan menangani pasien secara langsung. Dengan mengambil Kedokteran, kamu bisa mengimplementasikan ilmu kedokteran untuk menangani pasien yang membutuhkan. 

 

Apa saja syarat yang harus kamu penuhi untuk menjadi dokter?

Kamu harus melewati beberapa tahap dan melihat apakah kamu memenuhi kualifikasi atau tidak. Perhatikan beberapa hal di bawah ini sebelum kamu mendaftar jurusan kedokteran!
 

  1. Nilai rapotmu harus oke

    Penerimaan peserta didik ke bangku kuliah jurusan Pendidikan Kedokteran biasanya melalui SNMPTN atau jalur tanpa tes. Bila kamu berencana untuk masuk tanpa tes, pastikan nilaimu sangat baik mulai dari semester 1 hingga semester 5 SMA. Nilai mata pelajaran fisika, matematika, biologi, kimia, dan bahasa Inggris sangatlah dipertimbangkan.

     
  2. Pahami bidang sains

    Selanjutnya, pastikan dirimu memahami bidang sains. Pilihlah jurusan IPA. Kamu tidak akan memahami dunia sains dengan memilih IPS ataupun Bahasa karena kedokteran sangat erat kaitannya dengan jurusan IPA. Kamu juga perlu memahami konsep di mata pelajaran seperti fisikan, kimia, dan matematika.

     
  3. Nalar dan logika yang sistematis

    Ilmu kedokteran mempelajari sistem tubuhmu sehingga kamu perlu memiliki kemampuan berpikir yang runut dan sistematis. Bagian tubuh memiliki alurnya sendiri, mulai dari sistem terkecil hingga sistem tubuh secara keseluruhan. Kinerja tubuh pada alur sistem tidak boleh dilewatkan supaya kamu bisa menganalisa masalah kesehatan dan menemukan solusi dari permasalahan tersebut, Misalnya, permasalahan kesehatan di pada sistem pernapasan yang biasanya melibatkan hidung, tenggorokan, kerongkongan, dan paru-paru. Diketahui, paru-paru memiliki sistem yang lebih detail dan skala yang lebih kecil lagi. Dokter harus memiliki kemampuan logika yang sistematis dan nalar yang bekerja dengan baik.

     
  4. Aktif di masyarakat

    Hal yang terpenting, kamu akan bersinggungan dengan pasien. Selain kamu dituntut cerdas, kamu juga dituntut untuk aktif di masyarakat, Kamu perlu mengikuti relawan di berbagai organisasi, bisa yang terkait dengan kesehatan masyarakat ataupun yang tidak berhubungan karena akan menjadi bekal bagi masa depanmu nanti.

     
  5. Sehat

    Kamu perlu memiliki jiwa dan raga yang sehat. Mahasiswa Fakultas Kedokteran akan dituntut secara waktu, tenaga, dan pikiran selama kurang lebih 5 tahun. Kesehatan adalah hal yang harus dipersiapkan dan dipertimbangkan matang-matang sebelum kamu memutuskan untuk mengambil jurusan ini. Kalau kamu memiliki riwayat penyakit seperti gampang lelah dan penyakit berat lainnya, kamu perlu mempertimbangkan untuk mengambil jurusan lain yang lebih santai.

     
  6. Kemampuan bahasa Inggris yang baik

    Hampir seluruh referensi dan kamus kedokteran menggunakan bahasa Inggris. Lebih baik kamu memiliki bekal TOEFL dengan nilai di atas 550 untuk membuktikan kemampuan bahasa Inggrismu ada di level menengah. Jika kamu memiliki kemampuan bahasa Inggris yang pas-pasan, kamu akan keteteran saat proses pembelajaran berlangsung.

     

Kalau kamu bertanya-tanya mengapa banyak orang yang ingin menjadi dokter, sebenarnya ada berbagai macam alasan. Mulai ingin mengabdikan diri kepada masyarakat, hingga terkait pendapatan.
Kamu penasaran? Berikut ini bocorannya.
 

Bocoran gaji dokter per bulan

Dari berbagai sumber, gaji dokter spesialis di rumah sakit pemerintah rata-rata sebesar Rp10 juta, sudah termasuk gaji pokok, insentif, dan jasa kunjungan pasien. Gaji dokter umum berkisar Rp4,8 juta per bulan.
 

Ini besaran gaji dokter dari beberapa rumah sakit di Jakarta

  1. Dokter umum RS Pertamina Rp10.160.943
  2. Dokter umum RSU Shanti Graha Rp8.226.880
  3. Dokter umum RS umum Rp8.000.000
  4. Dokter umum RS Pertamina Binamedika Rp7.000.000
  5. Dokter umum PT Milenia Dharma Insani Rp3.000.000
     

Setelah kamu menyimak perbedaan pendidikan dokter dan kedokteran, syarat menjadi dokter, dan bocoran gajinya, kamu masih berminat menjadi dokter, kan? 

Suka dengan Artikel ini? Jangan Lupa beri likes dan share ke temanmu

487
0
Simpan
Share

Komentar

Belum ada komentar

(*) Berkomentarlah secara bijaksana
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.