LAINNYA

Biar Makin Pintar, Ini Metode Belajar yang Efektif dan Benar

Kamu mungkin punya metode belajar yang efektif dan benar versi masing-masing. Tapi nggak ada salahnya cek ulasan berikut ini, biar tambah informasi dan siapa tahu kegiatan belajar kamu jadi makin asyik.

Belajar merupakan rutinitas penting, bukan hanya bagi pelajar sekolahan tetapi juga mahasiswa dan bahkan di lingkungan pekerjaan pun pastinya masih akan bersentuhan dengan kata belajar. Sayangnya, tak semua orang memiliki metode belajar yang efektif. Alih-alih menyerap materi pelajaran, metode belajar yang salah justru bisa membuat kamu tambah lelah. Kesulitan memahami materi adalah kendala yang dihadapi saat belajar. Faktor utama yang menyebabkan hal tersebut biasanya adalah karena kamu tidak menyukai pelajaran tersebut, sehingga kamu menjadi anti terhadap apapun pembahasan di dalamnya.

Metode belajar yang efektif

Metode belajar yang efektif memiliki banyak konsep dan teori inti yang bisa diterapkan sehari-hari. Beberapa dari metode belajar tersebut adalah seperti berikut ini :
 

  1. Metode Feynman
    Kamu yang terbiasa belajar dengan menggunakan teknik menerangkan kembali, dalam arti apa yang kamu pelajari kamu jelaskan kembali kepada orang lain seolah-olah kamu adalah guru, sebenarnya sedang menerapkan metode Feynman ini.
     
  2. Metode mind-mapping
    Metode ini cocok untuk kamu yang menyukai belajar dengan membuat daftar ide pokok secara garis besar, kemudian menjelaskannya ke dalam poin-poin atau sub-pokok dan penjelasan detail yang lebih spesifik.
     
  3. Metode spaced practiced
    Kamu yang nggak bisa mempelajari banyak hal di waktu yang sama, mungkin cocok dengan metode ini. Space practiced adalah metode yang memecah jam belajar ke beberapa waktu tertentu, dan dalam satu waktu tersebut, hanya mempelajari satu materi saja. Idealnya, kamu diharapkan bisa mengingat dan menghubungkan ide pokok materi-materi tersebut.
     
  4. Metode SQR3 (Survey, Question, Read, Recite, Review)
    Seperti namanya, metode belajar yang efektif selanjutnya ini mengharuskan kamu untuk membuat sebuah survei, pertanyaan, membaca, mengulang, dan mengulas kembali. Survei yaitu membaca sekilas dan menandai bagian-bagian yang penting, seperti judul, dan highlight dari materi tersebut. Selanjutnya buat pertanyaan terkait materi dan mulailah untuk membaca materi secara keseluruhan. Buatlah summary atau ringkasan materi, lalu membaca ulang dan terakhir membuat ulasan.
     

Psikolog Nate Kornell dari Williams College di Williamstown, Massachusetts menuturkan kebanyakan pelajar beranggapan bahwa Sistem Kebut Semalam alias SKS adalah metode belajar yang efektif, padahal metode “ngebut” ini sebagian besarnya adalah ide yang buruk. Memaksa untuk mengingat banyak materi dalam waktu yang singkat, seringkali tak menghasilkan apa-apa.

Simak tips berikut ini biar belajar kamu efektif dan nggak sia-sia :

  1. Waktu khusus untuk belajar
    Daripada memaksa untuk menghapal banyak materi di satu waktu yang singkat, kamu bisa memulai dengan meluangkan waktu khusus untuk belajar. Mungkin ada beberapa materi yang kamu lupa, tetapi pada intinya, nanti kamu bisa me-refresh kembali ingatan kamu.
     
  2. Terus latihan
    Semakin banyak berlatih, maka akan semakin banyak materi yang dipahami, demikian disebutkan dalam penelitian yang dilakukan Katherine Rawson, seorang psikolog dari Kent State University di Ohio.
     
  3. Bukan sekedar baca catatan
    Aimee Callender dan Mark McDaniel dari Wheaton College, Amerika Serikat dalam penelitiannya menyebutkan bahwa membaca ulang materi adalah metode belajar yang dangkal dan tidak cukup untuk memberikan stimulasi peningkatan daya ingat.
     
  4. Lakukan tes pada diri sendiri
    Cobalah membuat soal atau daftar pertanyaan untuk diri sendiri. Ini semacam latihan untuk memahami konteks materi sekaligus mengingat istila-istilah yang terkait di dalamnya. Bukan hanya sekedar hapalan belaka.
     
  5. Belajar dari kesalahan
    Kesalahan dalam belajar adalah hal yang lumrah dan wajar terjadi. Tak mengapa jika kamu salah, namun segeralah mencari jawaban yang benar dan belajar dari kesalahan tersebut. Fokus pada mengatasi masalah, bukan berlarut-larut dalam kesalahan.
     
  6. Belajar dengan gambar
    Seringkali satu gambar menjelaskan seribu kata. Nah, kamu bisa menggunakan gambar untuk mengingat sebuah materi. Misalnya, dalam menghapal materi tentang planet, kamu bisa mencetak gambar-gambar planet tersebut untuk mengingatnya.
     
  7. Belajar dengan contoh
    Buatlah sebuah contoh benda atau peristiwa tertentu untuk menggambarkan materi tersebut. Misalnya, kamu sedang mempelajari tentang zat asam, cobalah ambil sebuah lemon dan rasakan asam saat memakannya, sambil mencari tahu kandungan apa saja yang ada di dalamnya.
     
  8. Pelajari dengan seksama
    Mengapa kamu susah mengingat sesuatu? Bisa jadi karena kamu kurang menggali lebih dalam tetang hal tersebut. Karena itu, jangan malas untuk mempelajari lebih seksama materinya dan galilah lebih dalam lagi. Elaborasi setiap hal dan fenomena yang menyertainya, temukan alasan kenapa hal tersebut penting dan gabungkan informasi-informasi di dalamnya.
     
  9. Patuhi rencana yang sudah dibuat
    Banyak dari kamu yang mungkin jago dalam hal membuat rencana belajar, tetapi berapa banyak yang benar-benar patuh terhadap rencana tersebut? Seringkali kamu justru yang malas-malasan dalam mematuhi apa yang kamu rencanakan. Luangkan waktu dan konsistenlah untuk mencapai apa yang menjadi tujuan kamu.
     

Banyak metode belajar yang efektif untuk membantu kamu mengerti dan memahami materi dengan lebih baik. Namun, semua itu tak berguna jika kamu memilih untuk tidak fokus terhadapnya. Pada akhirnya, kamu lah yang menentukan metode apa yang cocok dan pas untuk kamu. Bagi kamu yang ingin belajar dan mengembangkan potensi diri bisa belajar di KelasKita yah dan jangan lupa untuk semangat selalu!

Suka dengan Artikel ini? Jangan Lupa beri likes dan share ke temanmu

41
0
Simpan
Share

Komentar

Belum ada komentar

(*) Berkomentarlah secara bijaksana
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.