TANAMAN

Kenali Jenis dan Fungsi Pupuk NPK Untuk Pertumbuhan Tanaman

Kamu pasti pernah mendengan pupuk NPK. NPK merupakan representasi dari 3 unsur hara makro yang penting untuk pertumbuhan tanaman yaitu Nitrogen, Fosfar dan Kalium. Mari kita bahas apa itu pupuk NPK, jenis dan fungsinya.

Pupuk NPK 

Dikutip dari laman Wikipedia, Pupuk NPK merupakan salah satu pupuk buatan yang memiliki kandungan unsur hara makro utama yaitu Nitrogen, Fosfor dan juga Kalium. Jenis pupuk majemuk yang paling sering digunakan ini tersedia dalam bentuk cair dan juga padat berupa butiran-butiran kasar. Kandungan yang lengkap, membuat pupuk NPK ini sangat diperlukan untuk meningkatkan perkembangan tanaman dan produktivitas budidaya. Pupuk ini penting karena tanaman membutuhkan unsur hara makro seperti nitrogen, fosfar, dan kalium tersebut. 

Jenis-jenis Pupuk NPK 

Pupuk NPK yang beredar dan diperjualbelikan di pasaran sangat bervariasi. Masing-masing diberikan kategori nama dengan mengacu pada persentase kandungan unsur hara di dalamnya. Di satu sisi ini memudahkan setiap penggunanya agar dapat menyesuaikan dengan kebutuhan. Secara umum kandungannya adalah 16% untuk masing-masing unsur hara makro.
 

  1. Pupuk NPK Mutiara 16:16:16

    Jenis pupuk NPK Mutiara 16:16:16 termasuk jenis pupuk primadona yang paling banyak dipakai oleh para penggemar tanaman. Hadir dalam bentuk granul berwarna kebiruan dan dikemas dalam bungkus plastik. Pupuk NPK Mutiara memiliki mengandung 5 unsur hara yaitu nitrogen 16%,  fosfat 16%, K2O atau kalium 16%, MgO atau magnesium 0.5% dan CaO atau kalsium 6%. Kulitas pupuk ini dinilai sangat baik dalam mempercepat pertumbuhan tanaman.
     
  2. Pupuk NPK Zamrud 16:16:16

    Pupuk NPK Zamrud termasuk jenis pupuk dengan bentuk granul yang sangat mudah larut dalam air dan cepat diserap oleh tanaman. Kandungan di dalamnya adalah nitrogen 16%, fosfat 16%, kalium 16%, kalsium 3%, dan juga magnesium sebanyak 2%. 
     
  3. Pupuk NPK Mahkota 16:16:16

    Pupuk NPK yang satu ini meiliki kandungan unsur hara nitrogen 16%, P2O5 (fosfat) 16%, K2O (kalium) 16%, dan juga CaF2 (kalsium) sebanyak 2.9%. Kemampuan pupuk NPK Mutiara ini sudah dikenal dalam hal meningkatkan pertumbuhan serta hasil tanaman.
     
  4. Pupuk NPK Kebomas 16:16:16

    Pupuk NPK Kebomas ini juga memiliki bentuk seperti granul namun dengan warna yang lebih vibrant yaitu warna merah bata. Kandungan di dalamnya masing-masing adalah 16% untuk unsur N, P dan K. Di lain sisi, dari segi ukuran, pupuk ini hanya sebesar 2-4 mm.


     
  5. Pupuk NPK Phonska 15:15:15

    Jenis pupuk NPK selanjutnya adalah Phonska dengan karateristik pupuk berbentuk granula berwarna merah muda. Kandungan di dalamnya yaitu masing-masing sebanyak 15% untuk unsur nitrogen, fosfat dan kalium, serta 10% untuk sulfur.
     
  6. Pupuk NPK Petro Nitrat 16:16:16 

    Kandungan nitrat yang terdapat dalam pupuk NPK ini memiliki peran dalam memberikan nutrisi yang menjadi kebutuhan tanaman. Selain itu juga memiliki kandungan NPK yang seimbang masing-masing 16% untuk setiap unsur hara makro N, P, K yang terkandung di dalamnya.
     

Fungsi Pupuk NPK

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, Pupuk NPK merupakan jenis pupuk majemuk dengan kandungan unsur hara makro yang penting untuk tanaman yaitu Natrium, Fosfor dan Kalium. Selain itu, pupuk NPK juga merupakan pupuk anorganik dengan efisiensi yang cukup tinggi untuk meningkatkan cadangan unsur hara makro. Pupuk ini dapat juga dipakai sebagai ganti dari jenis pupuk tunggal semisal pupuk urea, SP-36, dan KCL. Laman pertanian.go.id menjelaskan fungsi pupuk NPK sebagai berikut:
 

  1. Kandungan unsur N (nitrogen) 

    Kandungan nitrogen sangat berpengaruh pada klorofil di mana fungsi utamanya adalah membuat warna daun menjadi lebih hijau. Unsur ini juga mengambil tempat utama dalam menjaga kesehatan tanaman dan membantu proses fotosintesis. Komponen utama asam amino nitrogen merupakan salah satu komponen yang berperan dalam pembentukan protein. Sementara itu, unsur nitrogen ini juga memiliki andil dalam mendorong pertumbuhan vegetatif di antaranya batang, daun dan cabang. Termasuk juga tinggi tanaman, jumlah anakan, dan ragam unsur vegetatif lain. Serta sangat bermanfaat terutama untuk tanaman yang dimanfaatkan bagian daunnya seperti bayam, kangkung, selada, pakcoy, dan sejenisnya.
     
  2. Kandungan unsur P (fosfor)

    Unsur fosfor berfungsi penting dalam merangsang pembentukan akar tanaman. Di mana kondisi akar yang baik pastinya akan membuat penyerapan unsur hara di dalamnya menjadi lebih optimal. Selain pada akar, fosfor juga ikut menguatkan bagian batang tanaman, menjaganya tetap kuat agar tidak gampang tumbang. Berkaitan dengan pembentukan bunga dan buah, fosfor juga bermanfaat untuk meningkatkan proses pembentukan bunga dan mempercepat pematangan buah.
     
  3. Kandungan unsur K (kalium)

    Kalium bukan hanya berfungsi untuk sektor kesehatan manusia, tetapi juga untuk tanaman. Unsur ini disebutkan sebagai salah satu zat yang mampu mengaktifkan enzim pada tanaman. Enzim-enzim tersebut adalah asetik thiokinase, glutamilsistein sinterase, pirivat kinase, formil, dan sebagainya. Kandungan unsur kalium juga turut menjadi pahlawan dalam menjaga daya tahan tanaman terhadap berbagai penyakit, termasuk efek yang mungkin ditimbulkan dari perubahan iklim dan cuaca. Kalium juga membantu dalam hal translokasi karbohidrat. Karena itu, unsur ini sangat penting terutama pada tanaman umbi-umbian misalnya singkong, porang, ubi jalar, dan sejenisnya.
     

Demikian jenis dan fungsi dari pupuk NPK yang biasa digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman. Kamu bisa menyesuaikan jenis pupuk apa yang akan digunakan bergantung pada kondisi tanaman peliharaan kamu ya. Selamat berkebun dan belajar menanam tanaman!

Suka dengan Artikel ini? Jangan Lupa beri likes dan share ke temanmu

78
0
Simpan
Share

Komentar

Belum ada komentar

(*) Berkomentarlah secara bijaksana
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.