PARENTING

Ini Perbedaan 5 Kurikulum Sekolah Internasional, Jangan Salah Pilih Sekolah!

Apa yang menjadi pertimbangan kamu dalam memilih sekolah internasional? Pasti salah satu unsur pentingnya adalah tentang kurikulum yang digunakan di sekolah tersebut. Yuk pelajari dulu kurikulum sekolah internasional berikut ini sebelum mendaftar!

Kurikulum Sekolah Internasional

Kurikulum dalam Wikipedia dijelaskan sebagai perangkat mata pelajaran dan juga merupakan program pendidikan yang diterapkan pada lembaga penyelenggara pendidikan. Di dalamnya berisi rancangan pelajaran untuk para peserta didik di dalam satu periode jenjang pendidikan tertentu. 


Kurikulum sangat penting terkait keberhasilan penyampaian sebuah materi pelajaran. Semakin baik kualitas kurikulumnya, semakin memperbesar keberhasilan pendidikan. Khusus untuk kurikulum sekolah internasional, ada beberapa kurikulum yang diterapkan, yaitu:
 

  1. Montessori

    Kurikulum Montessori merupakan kurikulum yang diadaptasi dari teori perkembangan anak Dr. Maria Montessori. Montessori adalah seorang pengajar Italia yang hidup di antara akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20. Metode tersebut diterapkan terutama di jenjang pendidikan pra-sekolah juga sekolah dasar. Namun bisa juga diaplikasikan untuk pendidikan tingkat menengah. Ciri kurikulum ini adalah penekanan pada aktivitas bimbingan personal para peserta didik. Salah satunya, melalui pengamatan klinis oleh para pendidik. 

    Keunggulan kurikulum sekolah internasional yang satu ini di antaranya adalah dalam metode Montessori, tinggi atau rendahnya nilai anak-anak atau peserta didik tidak menjadi tolak ukur keberhasilan pembelajaran. Melainkan penekanan pada penyesuaian diri dan bagaimana perlakuan anak-anak terhadap lingkungan belajar mereka. Metode ini diharapkan mampu untuk memupuk pemikiran yang lebih kritis pada anak dan melatih kemampuan kerja sama tim. Montessori juga fokus kepada perkembangan sensitifitas anak-anak, termasuk tentang gerak tubuh, indera, dan pengembangan kemampuan kognitif dengan menerapkan sistem pembelajaran langsung. Hal ini dimaksudkan agar peserta didik memiliki kemampuan untuk mengaplikasikan pengetahuan menjadi pengalaman nyata.
     
  2. International Baccalaureate (IB)

    Kurikulum sekolah internasional selanjutnya adalah International Baccalaureate atau IB. Kurikulum ini diadaptasi dari Jenewa, Swiss yang mengedepankan 4 tingkat pendidikan formal yaitu IB Primary Years Programme (PYP) untuk rentang 3 sampai 12 tahun, IB Middle Years Programme (MYP) untuk umur 11 sampai 14 tahun, IB Diploma Programme (DP) untuk 15 sampai 18 tahun dan IB Career-Related Programme (CP) yang diperuntukan bagi anak usia 15 sampai 18 tahun. 

    Keunggulan metode kurikulum IB adalah pada pengajaran dan pelatihan kecerdasan emosional serta berpikir kreatif sebagai bekal untuk meningkatkan intelektual dan kemampuan beradaptasi yang lebih baik. Pembelajaran ini diharap dapat mengembangkan rasa empati dan solidaritas dalam diri peserta didik.
     
  3. Cambridge International

    Kurikulum Cambridge adalah kurikulum dengan pengawasan langsung dari Universitas Cambridge, Inggris. Cambridge menekankan pada pelatihan daya analitik dan kritikal anak-anak, juga kemampuan berbicara di depan umum atau public speaking. Fokus utamanya adalah cara pandang internasional dan pembelajaran bahasa Inggris. Cambridge merupakan salah satu kurikulum tertua yang sudah di adopsi di banyak sekolah, termasuk di Indonesia. Tujuan metode pembelajaran ini sangat luas dan ditekankan pada perkembangan minat dan bakat peserta didik.

    Keunggulan penerapan kurikulum Cambridge antara lain diharapkan mampu menjadi salah satu jalan agar anak-anak dapat berbicara bahasa Inggris dengan lebih baik dan fasih. Selain itu, agar anak didik memiliki cara pandang internasional yang lebih komprehensif. Melalui sistem pendidikan yang modern, tidak terpaku pada teori dan lebih tepat sasaran, kesempatan para peserta didik untuk melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi terbaik di dunia menjadi lebih besar. 
     
  4. International Primary Curriculum (IPC)

    Persaingan global seolah “memaksa” kita untuk terus beradapatasi dan menjadi seseorang yang mampu bertahan di era globalisasi. IPC atau International Primary Curriculum adalah kurikulum sekolah internasional dengan fokus pada pembentukan dan pengembangan karakter para peserta didik atau disebut juga student centered. Sistem atau metode kurikulum ini diharapkan mampu mencetak generasi yang bukan hanya mahir di bidang akademis tetapi juga pribadi yang lebih baik. Fokus pada karakter pribadi peserta didik inilah yang menjadi keunggulan kurikulum IPC.
     
  5. Singaporean Primary School Curriculum (SPC)

    SPC atau Singaporean Primary School Curriculum adalah kurikulum sekolah internasional berikutnya yang diadopsi negara Singapura. Kurikulum ini diadaptasi untuk jenjang pendidikan mulai dari usia dini, pendidikan dasar hingga menengah. Pada jenjang pendidikan usia dini, SPC bertujuan untuk memberikan dasar atau pondasi bagi para siswa agar dapat membantu mereka dalam mengembangkan pengetahuan, keterampilan semua bidang termasuk teknologi dan juga bahasa terutama Bahasa Mandarin.

    Khusus jenjang pendidikan dasar, dalam menghadapi persaingan abad 21, fokus SPC adalah tiga domain proses belajar yaitu keterampilan pengetahuan dan hidup, pembelajaran basis mata pelajaran serta pengetahuan dan nilai. Di tingkat pendidikan menengah, para siswa dalam rentang usia 13 sampai 16 tahun difokuskan pada pembangunan minat dan keinginan agar diketahui pembelajaran atau mata pelajaran apa yang menjadi kegemaran para siswa.

    Keunggulan SPC adalah diharapkan mampu menghasilkan anak didik yang bisa beradaptasi dan bersaing secara lebih baik di ranah internasional. Kurikulum ini juga menekankan pada perkembangan potensi yang pastinya berbeda pada masing-masing anak. Goals akhirnya, anak-anak bisa menunjukan bakat dan minat serta melatih ekspresi diri dalam rangka mensukseskan cita-cita yang ingin digapai. 
     

Kira-kira demikian kurikulum sekolah internasional yang diterapkan dan menjadi acuan pembelajaran di sejumlah sekolah unggulan. Masing-masing kurikulum memiliki tujuan akhir yang ideal demi menciptakan anak-anak yang berkepribadian baik dan berkemampuan akademis yang baik juga. Semoga ulasan kali ini makin meyakinkan kamu dalam memilih sekolah terbaik ya!

Suka dengan Artikel ini? Jangan Lupa beri likes dan share ke temanmu

138
0
Simpan
Share

Komentar

Belum ada komentar

(*) Berkomentarlah secara bijaksana
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.