PSIKOLOGI

Auto Lulus, Berikut Tips Mengerjakan Psikotest Untuk Seleksi Kerja

Tahapan psikotest sangat penting untuk mengetahui watak calon karyawan, buat kamu yang masih minim pengalaman, yuk simak tips berikut agar bisa lolos.

Psikotes adalah tahap seleksi kerja yang diterapkan oleh banyak perusahaan, baik perusahaan besar ataupun perusahaan yang tergolong startup. Psikotes bertujuan untuk mengetahui watak dan seseorang yang meliputi attitude, personality, interest, dan juga intelejensinya. Hasil ini menentukan apakah seseorang diterima atau tidak di perusahaan. Tidak ada yang benar atau salah dalam pengerjaan psikotes, yang ada hanyalah cocok atau tidaknya kamu untuk bekerja dengan perusahaan yang dimaksud. Hal ini membuat banyak orang berlomba-lomjba mencari tips mengerjakan psikotest supaya bisa mengerjakan psikotest dengan lancar.

 

Ada lebih dari satu jenis psikotes yang harus dikerjakan dan membutuhkan konsentrasi yang baik. Masing-masing tes harus dikerjakan sesuai dengan waktu tertentu. Berikut ini beberapa tips untuk mengerjakan psikotest:

 

Tips mengerjakan psikotest berdasarkan jenis psikotest

Setiap jenis psikotest memiliki cara yang berbeda. Simak di bawah ini:
 

  1. Kemampuan verbal

    Tes yang meliputi persamaan kata, lawan kata, analogo, dan kolerasi makna ini bertujuan untuk mengetahui kemampuanmu dalam menghadapi kondisi dan seberapa jauh kamu menebak dan memahami sebab akibat permasalahan.

    Tips mengerjakan psikotest kemampuan verbal adalah mengingat kosakata sebanyak-banyaknya dan juga artinya. Pintar-pintarlah berlogika dan berkonsentrasi secara penuh jika ingin mengerjakan psikotest dengan baik.

    Mulailah dari yang lebih mudaj supaya ketika waktu sudah habis dan kamu tidak bisa mengerjakan soal, paling tidak ada jawaban yang sudah pasti benar. Gunakan proses eliminasi dengan memilih jawaban yang paling benar, dan eliminasi jawaban yang paling salah. Beberapa tes pilihan ganda menyertakan lebih dari satu jawaban yang secara teknis benar. Kamu harus memilih jawaban yang paling benar dari semua pilihan jawaban yang mungkin.

     
  2. Tes Wartegg

    Tes yang ditemukan oleh Ehrig Wartegg asal Jerman ini bertujuan untuk mengetahui karakter dalam dirimu. Misalnya kemampuan menyelesaikan masalah, keuletan, cara beradaptasi, kemauan, dan lain sebagainya.

    Kamu akan diberikan 8 kotak yang memiliki pola berbeda-beda, mulai dari garis lengkung hingga sebuah titik. Tugasmu adalah melanjutkan pila-pola tersebut menjadi sebuah gambar sesuai dengan imajinasi dan kreativitasmu. Usahakan menyelesaikan gambar sesuai dengan urutan gambarl 1-8 dari kiri ke kanan. Bagi kaim adam, sebaiknya menghindari menggambar kotak ke 5 (di bawah kotak atas pertama dari kiri) sebagai pilihan pertama karena mengindikasikan kelainan orientasi seksual. Jawab sesuai urutan pertanyaan, bila ada yang perlu dilewati, beri tanda yang jelas di sebelahnya baru lanjut ke pertanyaan berikutnya. Setelah selesai mengerjakan tes, kamu bisa lebih cepat kembali ke pertanyaan yang ditandai dan berikan jawabanmu.

    Baca pertanyaan secara seksama, jangan langsung merumuskan tanggapan sebelum kamu selesai membacanya. Jika kamu menulis jawaban sebelum kamu membaca pertanyaan, bisa jadi kamu malah melewatkan informasi penting.

     
  3. Tes logika aritmatika

    Bila kamu melamar posisi yang melibatkan banyak kegiatan melibatkan banyak kegiatan menghitung dengan rumus seperti data analyst, kamu akan dipertemukan dengan soal psikotes logika. Tes ini mengandung deretan angka yang harus dipahami polanya. Kamu harus bisa memecahkan soal lewat pembagian, perkalian, pengurangan, penjumlahan, pecahan angka, dan juga persentase. Daya fokus dan konsentrasi tinggi diperlukan untuk mengerjakan soal.

    Lihatlah keseluruhan deret angka untuk melihat pola seperti pengelompokan loncat, urutan, ataupun penngelompokan secara berurutan. Jangan terlalu fokus pada 2-2 angka depan karena biasanya tidak mewakili pila dengan baik. Jangan terlalu fokus pada satu soal karena bisa jadi kamu malah kehabisan waktu.

     
  4. Tes penalaran

    Tes ini memiliki logika yang sama seperti tes logika aritmatika. Yang membedakan, tes ini menggunakan media gambar 3 dimensi atau 2 dimensi. Pastikan kamu memiliki konsentrasi, perhatikan polanya dan perhatikan penempatan titik atau perputaran warna. Banyak sekali bentuk yang serupa tapi tak sama, hati-hati ya.

     
  5. Tes Pauli/Kraeplien (Koran)

    Tes perhitungan sederhana yang terlihat agak mudah ini mengharuskan kamu untuk menjumlahkan deretan angka mulai dari 0-9 yang tersusun secara vertikal. Jangan senang dulu, angka yang harus dijumlahkan cukup banyak. Mirip dengan lembaran koran yang dipenuhi deretan angka dan cukup melelahkan karena banyak angka yang harus dijumlahkan.

    Kerjakan tes ini dengan tempomu, jangan terpengaruh orang lain yang membuatmu panik dan tertekan. Jangan terlalu cepat atau lambat, pastikan tempomu dalam mengerjakan soal ini konsisten.

    Kecepatan adalah hal yang baik, namun jangan terburu-buru sehingga jawabanmu salah. Kendalikan dirimu untuk menghemat tenaga, usahakan jumlah angka yang dijumlahkan stabil sehingga kamu tidak memiliki jumlah angka yang makin lama makin rendah. Jangan melakukan kecurangan terhadap waktu ataupun hasil penjumlahan. Segera pindah ke soal berikutnya sesuai dengan instruksi.

     
  6. Tes menggambar orang dan pohon

    Tes ini mewajibkanmu untuk menggambar pohon di kertas A4. Kamu tidak boleh menggambar pohon kelapa atau tumbuhan yang berukuran kecil. Gambar pohon yang dibuat adalah pohon yang memiliki ranting. Gambar sebaik dan seproposional mungkin, dan selengkap mungkin. Makin lengkap makin baik!

     
  7. Tes Edwards Personal Preference Schedule

    Tes ini dianggap mudah karena kamu cukup menjawab soal dengan konsisten. Jangan menjawab asal, berusahalah untuk menjawab semua pertanyaan yang ada dalam soal tersebut walaupun tidak sesuai dengan kepribadian.

    Akan banyak pertanyaan yang diulang dan dengan mudah dapat mengetahui apakah kamu jujur atau tidak saat menjawab. Tahap ini dilakukan untuk melihat kepribadian dan kesesuaian dengan pekerjaan. Tes ini bisa digunakan sebagai acuan apakah suasana kerja dan sistem di kantor sesuai dengan kepribadian orang yang ditest.

    Pahami jobdesc dari pekerjaan yang kamu incar saat kamu mengerjakan soal ini. Jawablah sesuai dengan kepribadian yang dibutuhkan oleh pekerjaan. Tujuannya supaya kepribadianmu sesuai dengan jenis pekerjaan yang kamu incar.

     
  8. Tes Army Alpha Intelegence

    Tes ini diujikan untuk mengetahui daya tangkap, ketelitian, kecepatan, dan ketepatan dengan soal yang telah diberikan. Penting untukmu supaya bisa teliti dan menjaga konsentrasi sesuai dengan instruksi yang diberikan oleh narator.

    Kamu akan diberikan selembar kertas yang terdiri atas 12 soal yang berisi kombinasi deretan angka, huruf, dan bentuk. Kamu akan diminta untuk mengerjakan sesuai dengan perintah yang diibacakan oleh narator dengan durasi pengerjaan setiap instruksi berkisar antara 5-10 detik.

 

Tips mengerjakan psikotest yang tidak boleh dilupakan adalah persiapan dari segi mental dan fisik. Usahakan kamu mempelajari soal terlebih dahulu, setidaknya 1-2 minggu sebelum tanggal yang ditetapkan pada undangan. Usahakan supaya kamu tenang dalam dan sebelum mengerjakan ujian supaya kamu tetap bisa berkonsentrasi. Makan makanan yang cukup sebelum tes karena tahap psikotes membutuhkan waktu yang lama. Perut yang kosong menyebabkanmu cepat lelah dan kehilangan daya fokus. Manfaatkan waktu sebaik mungkin dan jangan sia-siakan waktu yang diberikan dalam mengerjakan psikotes. Latihlah dirimu dalam mengerjakan psikotes sesuai dengan waktu yang biasa diberikan oleh perusahaan

Suka dengan Artikel ini? Jangan Lupa beri likes dan share ke temanmu

2032
1
Simpan
Share

Komentar

Belum ada komentar

(*) Berkomentarlah secara bijaksana
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.