TRAVELING

Ini Dia Tipe Metode Pembelajaran yang Efektif. Jangan Sampai Salah Ya!

Setiap individu memiliki metode pembelajaran yang berbeda. Karena itu, untuk mendapatkan hasil belajar yang lebih efektif, kamu harus tahu tipe mana yang cocok. Jangan asal pilih, simak dulu yuk ulasan berikut ini!

Metode pembelajaran adalah

Mari kita bahas pengertian metode pembelajaran mulai dari arti kata-katanya. Secara etimologis, metode berasal dari kata bahasa Yunani yaitu methodos yang merupakan rangkaian dari kata meta dan hodos. Meta diartikan sebagai menuju, melalui, mengikuti, atau sesudah. Sementara hodos artinya jalan, cara, atau arah. Kata ini lalu diserap ke dalam bahasa Inggris dengan sedikit perubahan bentuk menjadi method yang merujuk kepada suatu prosedur tertentu dalam mencapai atau mendekati tujuan dengan cara sistematis. Dalam KBBI dijelaskan metode adalah cara teratur yang digunakan untuk melaksanakan suatu pekerjaan agar tercapai sesuai dengan yang dikehendaki, cara kerja yang bersistem untuk memudahkan pelaksanaan suatu kegiatan guna mencapai tujuan yang ditentukan. 

Di lain sisi, pembelajaran menurut KBBI berasal dari kata ajar yang artinya adalah proses, cara, perbuatan menjadikan orang atau makhluk hidup belajar. Secara bebas, pembelajaran dapat diartikan sebagai bantuan oleh para tenaga pendidik yang merupakan bagian dari proses mendapatkan ilmu pengetahuan, penguasaan keahlian, pembentukan sikap dan perilaku agar dapat belajar dengan baik.

Merangkum dari definisi di atas, metode pembelajaran merupakan tata cara yang dilakukan para pengajar atau pendidik untuk membuat proses belajar menjadi lebih efektif dan efisien. Dan, ternyata tipe metode pembelajaran yang efektif banyak macamnya lho! 

Tipe metode pembelajaran

Terutama untuk kamu para pengajar, mesti banget tahu tipe-tipe berikut ini, yaitu:

Metode pembelajaran dengan ceramah

Ceramah merupakan tipe metode pembelajaran yang pertama dengan menitikberatkan fokus kepada para pengajar. Dalam metode ini pengajar dituntut untuk memiliki kemampuan berbicara yang baik sehingga para peserta ajar, bisa tetap tenang dan berkonsentrasi dalam mendengarkan apa yang disampaikan. Sederhananya, metode ini menerapkan sistem aktif-pasif antara pengajar dan peserta ajar. Kekurangan metode ini, para peserta ajar yang cenderung pasif menjadi sulit kreatif dan kebebasan berpikirnya lebih terbatas.

Metode pembelajaran dengan berdiskusi

Metode pembelajaran kedua adalah dengan berdiskusi. Diskusi atau bertukar pikiran merupakan salah satu tipe metode yang menekankan pada komunikasi dua arah. Dalam artian, baik pengajar ataupun peserta ajar, sama-sama membahas suatu topik tertentu dan mengeluarkan pendapat atau opini masing-masing. Hasil dari diskusi ini diharapkan dapat memecahkan sebuah masalah dan memberikan nilai pada hasil akhirnya. 

Metode pembelajaran percobaan

Percobaan atau eksperimen merupakan metode pembelajaran melalui proses praktek. Terutama untuk materi ajar ilmiah, hal ini guna mendapatkan kesimpulan atau jawaban dari suatu masalah.

Metode pembelajaran kerja kelompok

Metode pembelajaran ini termasuk yang paling sering diterapkan di sekolah. Karena anak-anak secara umum lebih menyukai kegiatan yang dilakukan bersama-sama. Dalam prosesnya, metode ini diharapkan memberikan hasil keterampilan berpikir kritis dan komunikasi yang baik antar sesama anggota kelompok.

Metode pembelajaran berbasis proyek

Metode ini mengharuskan para pengajar memberikan tugas atau proyek tertentu kepada peserta ajar dan menyelesaikannya. Diharapkan metode ini akan menghasilkan kemampuan analisis, kolaborasi dan berpikir krittis dalam membuat sebuah keputusan. 

Metode pembelajaran dengan resitasi

Metode resitasi melibatkan para peserta ajar dalam pembuatan ringkasan dari materi yang telah disampaikan baik itu lewat metode ceramah, audio ataupun visual. Informasi dalam ringkasan ini akan menjadi pegangan untuk mengingat kembali materi yang sebelumnya.

Metode pembelajaran model

Dalam menjelaskan materi matematika, metode ini biasanya digunakan oleh para pengajar melalui pemberian contoh soal. Contoh ini nantinya akan menjadi acuan peserta ajar untuk menyelesaikan soal selanjutnya. Goals dari metode ini adalah agar para peserta ajar mampu menunjukkan bagaimana cara melakukan sesuatu dengan lebih tepat.

Metode pembelajaran dengan tanya jawab

Metode pembelajaran tanya jawab membutuhkan partisipasi dari pengajar dan peserta ajar. Hasil dari metode ini diharapkan mampu membantu mengeluarkan sisi kemampuan berpikir kritis para peserta ajar sekaligus melatih keberanian dalam menyampaikan opini. 

Dari banyak tipe metode pembelajaran, tidak semuanya bisa diterapkan. Para pengajar diharuskan untuk peka dalam melihat situasi dan kondisi, sebelum memilih dan menetapkan metode pembelajaran apa yang aka diterapkan.

Ada beberapa hal yang mesti kamu perhatikan agar metode yang dipilih tepat sasaran dan efektif, diantaranya:
 

  1. Memahami materi 
    Para pengajar mestilah memahami materi yang akan disampaikan sebelum memilih akan menggunakan metode pembelajaran apa. Misalnya, serngkali materi berbasis ilmiah, tidak bisa menggunakan metode yang sama saat menyampaikan materi berbasis kreatif.
     
  2. Mengetahui tujuan pembelajaran
    Dengan mengetahui tujuan pembelajaran para pengajar akan lebih mudah menyesuaikan metode sehingga peserta ajar bisa menguasai materi tersebut.
     
  3. Memahami  karakter peserta ajar
    Setiap anak memiliki kepribadian yang berbeda. Karena itu, penting untuk mengetahui karakter dari masing-masing anak untuk mendapatkan metode pembelajaran yang efektif.
     

Nah, jangan lupa untuk melakukan evaluasi pada metode yang kamu pilih. Hal ini penting, untuk mengetahui apakah kamu sudah mencapai tujuan dari pembelajaran. Buat kamu yang belajar online berbagai skill untuk meningkatkan potensi diri, kamu bisa mencoba belajar di KelasKita yang tentunya menggunakan metode belajar terstandar agar bisa dipelajari oleh siapapun.

Suka dengan Artikel ini? Jangan Lupa beri likes dan share ke temanmu

28
0
Simpan
Share

Komentar

Belum ada komentar

(*) Berkomentarlah secara bijaksana
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.