PARENTING

8 Bahan Baju Bayi Terbaik Supaya Bayi Merasa Nyaman

Bahan baju bayi menjadi sangat penting demi kenyamanan bayi. Tentunya bunda mau memberikan yang terbaik untuk sang buah hati, kan? Simak rekomendasi bahan baju bayi yang terbaik agar si buah hati merasa nyaman.

Bayi memiliki kulit yang sangat sensitif sehingga kamu harus selektif dalam memilih bahan baju bayi terbaik. Mungkin kamu berpikir untuk membaca label dari masing-masing baju yang dibeli untuk si kecil, dan mencocokkan baju yang kamu beli supaya sesuai dengan kebutuhan bayi seperti daya serap keringat yang tinggi dan sejuk di kulit bayi.

 

Bahan baju bayi terbaik

Berikut ini beberapa bahan baju yang nyaman dan bisa dipakai oleh bayi:
 

  1. Cotton Viscose (CVC)

    Katun CVC merupakan campuran katun 55% dan viscose sebesar 45%. Katun ini nyaman digunakan oleh anak karena bahannya menyerap keringat. Tingkat susut katun ini lebih kecil bila dibandingkan dengan kemeja katun murni walaupun sudah sering dicuci.

    Viscose terbuat dari pulp kayu yang merupakan bahan pengganti sutera karena memiliki drape dan kesan halus yang mirip dengan bahan mewah. Beberapa karakter viscose adalah menyerap air, ringan, bernapas, lembut, mempertahankan bentuk dan tidak cepat pudar. 

     
  2. Katun

    Katun merupakan bahan yang terbuat dari serat kapas yang diolah menjadi benang. Benang ini disusun menjadi kain yang siap dipakai. Bahan ini tergolong bahan alami yang paling umum dipakai pada pakaian, dan merupakan jenis kain yang paling banyak diproduksi di dunia.

    Ada berbagai jenis katun yang ada, dua di antaranya yang merupakan bahan baju bayi terbaik adalah:

    • Cotton combed, yakni jenis bahan katun yang paling sering digunakan sebagai kaos. Katun jenis ini memiliki serat yang halus sehingga terasa nyaman saat digunakan. Katun ini digunakan sebagai bahan kaos distro.

    •Cotton carded, walaupun sama-sama katin, bahan ini jarang digunakan sebagai kaos. Tampilan benang dan rajutannya kurang tertata dengan baik sehingga tampilan kaos kurang rapi.

    Bahan baju bayi biasanya adalah katun organik yang bisa menyusut hingga 10%. Terlebih bila bahan ini dikeringkan menggunakan mesin pengering atau disetrika.

     
  3. Cotton Bamboo

    Bambu termasuk salah satu pilihan baju bayi terbaik yang banyak menjadi pilihan. Biasanya, bahan ini digunakan sebagai outwear karena mudah menyesuaikan dengan suhu badan bayi. Bahan cotton bamboo juga anti bakteri dan anti alergi walaupun bahannya 100% kapas. Kamu tidak perlu kesulitan dalam memilih baju bayi dengan bahan yang benar-benar nyaman. Kain yang ringan biasanya digunakan untuk pakaian musim panas atau dipakai saat cuaca sedang hangat. Kain yang berat cenderung digunakan sebagai bahan dari berbagai model pakaian yang digunakan saat cuaca dingin. Biasanya bahan ini digunakan sebagai bahan celana dalam, selimut hotel, dan juga kaos.

    Sayangnya bahan baku cotton bamboo lebih mahal dibandingkan dengan combed, dan bahannya lebih tipis bila dibandingkan dengan cotton combed 30s dan pilihan warnanya tidak terlalu banyak.

     
  4. Cotton modal

    Bahan ketiga yang dianggap sebagai bahan baju bayi terbaik adalah cotton modal. Bahan kaos ini memiliki kualitas di atas cotton bamboo. Bahan ini dibuat dari bahan dasr campuran dengan komposisi 50% serat cotton dan 50% serat kayu (beechwood). Kain ini merupakan kain berkualitas premium dengan karakteristik yang halus dan lembut, kainnya ringan di kulit dengan permukaan kain yang berkilau. Kain ini juga memiliki anti bakteri yang sangat cocok bagi bayi dengan kulit sensitif. 

     
  5. Spandex blends

    Bahan campuran katun dan spandek termasuk bahan baju bayi terbaik. Cenderung longgar sehingga memudahkan bayi untuk bergerak dengan nyaman. Kombinasi kedua bahan ini bagus dikenakan bayi yang berusia antara 6-24 bulan. Pada umur ini, bayi mulai nyaman dan lincah dalam melakukan pergerakan sehingga mereka membutuhkan pakaian yang nyaman yang sangat dibutuhkan. Bahan ini banyak ditemukan pada celana bayi karena perawatannya yang mudah. 

     
  6. Baby terry

    Baby terry sudah sangat umum dikenal oleh ibu rumah tangga karena biasa menjadi bahan jaket ataupun handuk. Seiring berjalannya waktu, kain ini bisa digunakan untuk membuat pakaian bayi atau balita.

    Sebagian besar bahan dasarnya adalah serat kapas sehingga tekstur kain ini begitu lembut. Nyaman untuk digunakan oleh bayi mengingat daya serap kain ini sangat tinggi.

     
  7. Cashmere

    Bahan ini tergolong mewah dan biasa ditemukan pada pakaian desainer. Harganya mahal dan nyaman, namun tidak direkomendasikan untuk digunakan di Indonesia karena bahannya yang mudah gerah dan tidak nyaman.

    Bahannya diperoleh dari kambing kasmir, kambing pashmina, dan beberapa jenis kambing lainnya. Di barat, lebih sering disebut dengan istilah wol. Namun, cashmere atau kasmir biasa memiliki serat yang lebih halus, lebih kuat, lebih ringan, dan lebih lunak. Lapisan bawahnya lembut. 

     
  8. Campuran polyester

    Bahan ini merupakan campuran katun dan polyester, mudah kering, tahan kerut, dan biasanya lebih mudah bila dibandingkan dengan bahan 100% katun. Bahan ini memiliki perawatan yang mudah sehingga cocok untuk kamu yang tidak memiliki banyak waktu untuk mencuci. 

 

Bagaimana cara merawat pakaian bayi?

Sebenarnya tidak terlalu berbeda, namun kamu harus memperhatikan beberapa hal ini:
 

  1. Hindari mengucek dengan terlalu keras

    Mengucek terlalu keras menyebabkan kain cepat koyak. Jangan mengucek ataupun menyikat baju dengan terlalu keras.

     
  2. Cuci dengan air dingin

    Walaupun kain-kain di atas bisa dicuci pada suhu air apapun, sebaiknya cucilah menggunakan air dingin supaya lebih baik dan aman.

     
  3. Tidak menggunakan pemutih

    Pemutih bisa menyebabkan iritasi pada kulit yang sensitif. Untuk itu, hindari penggunaan bleach atau pemutih pakaian. Bila terpaksa, gunakan pemutih berbasis oksigen seperti AllNatural, Oxygen Brightener Nellie, OxiClean, dan OXO Brite. 

     
  4. Menjaga suhu

    Hindari untuk menjemur di bawah matahari langsung supaya kain awet. Jangan menyetrika dengan suhu yang terlalu panas dan simpan di ruangan atau lemari yang kering. Segera keluarkan dari mesin cuci saat masih lembab supaya tidak ada kerutan. Bila kamu menyetrika, bentangkan kain penekan di antara setrika dan baju bayi supaya tidak hangus.

 

Dari beberapa bahan baju bayi terbaik yang ada di atas, adakah yang sudah dimiliki oleh si kecil?

Suka dengan Artikel ini? Jangan Lupa beri likes dan share ke temanmu

167
0
Simpan
Share

Komentar

Belum ada komentar

(*) Berkomentarlah secara bijaksana
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.